I made this widget at MyFlashFetish.com.

Senin, 22 Agustus 2011

HALLOWEEN




     Halloween berasal dari tradisi  pagan masyarakat Celtic yang di adopsi dari kebudayaan pagan bangsa Romawi, yang percaya bahwa pada hari terakhir bulan Oktober para arwah orang yang sudah mati akan gentayangan di bumi.

 


     Dalam tradisi pagan bangsa Romawi, ada 2 festival bernama Feralia (festival yang diadakan untuk menghormati mereka yang sudah meninggal.) dan Pomona (festival untuk merayakan musim panen.). Ketika Romawi menjajah bangsa Celtic, 2 festival ini berbaur dengan sebuah tradisi bangsa Celtic yang terkait erat dengan dunia kegelapan dan kematian. Dan buah yang menjadi lambang Halloween adalah apel. Bukan semangka atau labu.
     Bangsa Celtic mengadakan acara khusus untuk penyambutan arwah-arwah tersebut. Ada 2 versi penyambutan di mana tidak bisa dipastikan mana yang sesungguhnya benar.

 
  • Yang pertama : Untuk menyambut arwah-arwah tersebut, orang-orang Celtic merasa bahagia, dan mengenakan pakaian dari kulit binatang dengan tujuan agar para arwah tidak mengira mereka manusia, tetapi sebangsa hantu seperti mereka. Orang-orang Celtic juga membuat masakan enak dan menyalakan api unggun yang besar untuk penyambutan.
  • Yang kedua : Bangsa Celtic percaya bahwa roh-roh halus yang turun ke bumi di penghujung Oktober akan bergentayangan dan merasuki orang-orang yang masih hidup. Karena itu, ketika malam tiba, para penduduk desa akan segera mematikan api yang menyala dalam rumah sehingga tubuh mereka dingin dan roh tidak mau memasukinya. Selain itu, para penduduk juga akan memakai pakaian yang menakutkan dan berkeliling desa dengan suara gaduh untuk menakut-nakuti para roh gentayangan.

     Pada bangsa Celtic dalam malam Halloween ada tradisi  saling melempar buah apel. Sedangkan di Inggris dan Skotlandia tradisinya adalah mengukir buah labu dan kentang, yang kemudian berkembang ke seluruh penjuru dunia. Di Inggris ini pula lah, pada malam Halloween para pengemis akan mendatangi rumah-rumah untuk meminta makanan (trick or treat). Jika tidak diberi, maka mereka akan menakut-nakuti si tuan rumah.
      Sedangkan lentera dalam labu kuning diperkirakan berasal dari budaya rakyat Irlandia. Ada cerita rakyat Irlandia yang mengisahkan tentang seorang lelaki bernama Jack yang pemabuk dan penipu. Suatu hari, Jack membujuk setan untuk naik ke sebuah pohon. Setelah setan tersebut berada di atas pohon, Jack mengukir salib di batang pohon tersebut sehingga setan tidak bisa turun dan terjebak di atas.
     Ketika meninggal, Jack tidak diperbolehkan masuk ke surga karena kelakuannya yang ugal-ugalan sewaktu hidup. Namun penjaga pintu neraka juga tidak mau memasukkannya ke neraka, karena sewaktu masih hidup Jack pernah berjasa memperdayai setan. Setan kemudian memberi Jack bara api untuk menerangi jalannya yang dingin dan gelap. Agar bara api itu bisa menyala terus dan tidak mati tertiup angin, bara api itu di letakkan di dalan lobak (kok lobaknya ga jadi lobak goreng y ^_^v ??).
     Ketika para imigran Irlandia datang ke Amerika, mereka lebih mudah menemukan labu kuning daripada lobak. Akhirnya sampai sekarang labu kuning itu yang dipergunakan sebagai Jack-O-Lantern. 

     Di beberapa tempat, perayaan Halloween malah dijadikan perayaan utama kelompok pemuja setan atau yang biasa disebut Satanic Church (Gereja Setan). Dalam upacara komunitas rahasia dan tertutup ini, Halloween biasanya diikuti dengan upacara sesembahan manusia (atau bayi manusia) yang dibunuh dan diminum darahnya (ni komunitasnya vampire atau drakula x y??!), lalu di akhiri dengan upacara penyucian jiwa yang dilakukan dengan cara mengadakan ritual *piiiiiiiiiiiiip* (pikir ndiri! bukan tontonan anak kecil!) antar pengikutnya, atau antara pengikut dengan sang imam.


Fin